Identitas Buku :
● Judul
buku: Cinta Subuh
● Pengarang:
Alli Farighi
● Penerbit:
Coconut Books
● Bulan
Terbit: Juni 2019
● ISBN:
9786029714527
●
Tebal halaman: 292 halaman
Sinopsis Buku:
Angga baru saja putus cinta, untuk
kesekian kali. Bedanya, kali ini dengan mudah ia lupakan mantan pacarnya.
Sebabnya Ratih, perempuan seusianya yang wajahnya menjadi tempat berkumpul
cahaya.
Tapi Ratih bukan seperti perempuan muda
umumnya, prinsipnya ketat membatasi hubungan istimewa di antara lawan jenis.
Ratih punya prinsip, tak akan memberi ruang bagi siapa pun laki-laki yang
mengajak pacaran. Bukan hanya agama alasannya, ada perhitungan matematis yang
membuatnya harus berpikir ribuan kali sebelum resmi menjalin hubungan tidak
resmi dengan lawan jenis.
Angga yang tidak mudah menyerah berusaha
melakukan yang terbaik agar Ratih membuka hati untuknya. Kehadiran cowok unik
ini sedikit banyak membuat Ratih mengkaji ulang prinsipnya.
Isi Resensi:
Buku ini menceritakan seorang pria
bernama Angga yang sedang putus cinta setelah pacarnya bernama Mira dijodohkan
oleh seseorang. Hal itu membuat Angga menghapus kesedihannya dengan pergi ke
Masjid. Akan tetapi, ketika tiba di Masjid, Angga berpapasan dengan seorang
perempuan religius bernama Ratih. Hal itu membuat Angga merasakan jatuh cinta
pada pandangan pertama. Namun, Ratih bukan seperti perempuan lainnya, ia
berteguh kepada prinsip bahwa ia akan membatasi siapapun kepada laki-laki yang
ingin mengajak berpacaran dengan alasan menjaga syariat agamanya. Namun, Angga
bukanlah laki-laki yang menyerah begitu saja. Dengan segala usahanya, Ia
akhirnya berhasil meluluhkan hati Ratih untuk menjalin hubungan bak sebagai
kekasih dengan syarat dan perjanjian ketat oleh Ratih.
Tak terasa selama beberapa bulan
berpacaran, mereka melakukan kebiasaan seperti jalan-jalan berdua, nonton,
makan bareng, sampai berbincang-bincang hingga lupa waktu membuat hubungan
mereka tidak disetujui oleh teman-teman Ratih. Di sisi lain, Ratih merasa
bersalah karena hubungan bersama Angga tidak hanya merenggangkan persahabatan
dengan mereka, tetapi juga melanggar omongannya sendiri untuk tidak berpacaran
sampai harus menyembunyikan hubungannya dari keluarga dan teman-teman di
kampusnya.
Di sisi lain juga, Ratih mengagumi
seorang kakak kelas yang juga aktivis bernama Arya. Arya pun juga menaruh
perasaannya terhadap Ratih namun tidak sempat terbalaskan.
Akhir cerita, Ratih memutuskan
hubungannya dengan Angga karena dinilai Angga bukanlah laki-laki yang tepat
untuknya karena tidak disiplin untuk menjaga shalatnya dan juga melanggar
perjanjiannya sehingga cenderung mengalami pertengkaran yang hebat.
Kelebihan
Dari buku tersebut, ada beberapa
kelebihan seperti gaya bahasa yang disajikan terasa ringan dan santai, konflik
cerita yang semakin natural sehingga para pembaca terkesan mengikuti alur
cerita yang bersifat tegang, dan pesan-pesan moral yang tersirat dalam novel
ini.
Kekurangan
Kekurangan dari buku ini adalah beberapa
campuran kata sehingga terkesan sedikit mengganggu dan karakter Ratih yang
tidak konsisten di tengah jalannya cerita sehingga para pembaca akan
bertanya-tanya apakah Ratih sedang khilaf atau tidak?
Penutup
Buku ini menghadirkan perjuangan cinta
yang penuh tekad yang dibawakan oleh Angga untuk membuka hati seorang perempuan
religius bernama Ratih. Buku ini juga menghadirkan bumbu-bumbu konflik saat
mereka memulai hubungan pacar mereka sehingga para pembaca menikmati dan
penasaran terhadap akhir ceritanya. Tidak hanya itu, buku ini memberikan
pelajaran moral seperti sarat pesan kebaikan dalam percakapannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar